Kesenian Khas Bali
Bali memang menyimpan banyak kebudayaan serta keindahan yang sangat khas. Wisata alamnya yang begitu indah, kebudayaan yang unik seperti baju adat, upacara adat,bahasa daerah hingga kesenian yang selalu menarik perhatian mata pengunjung.
Keberadaan Kesenian Bali menjadi aset yang sangat penting untuk pendukung dari perkembangan pariwisata yang ada di Pulau Bali.
Perkembangan pariwisata di Bali sangat meningkat, kesenian khas Bali tidak hanya digelar dalam suatu upacara keagamaan, tetapi juga di gelar sebagai seni pertunjukan yang bersifat sebagai penghibur dan memberikan edukasi.
Kesenian Bali mempunyai tujuan dan makna tersendiri, dimana masyarakat Bali tetap menjaga dan melestarikan sata saat ini. Berberapa Kesenian Khas Bali yaitu:
Tari Kecak
Tari Kecak sarat dengan makna yang terkandung dalam tarian tersebut dimana berhubungan dengan keindahan, nilai yang religius dan pesan moral.Tari Kecak disebut Tari Cak. dimana dalam pertunjukan tarian ini peragakan dengan puluhan penari laki-laki yang tidak mengenakan baju, hanya mengenakan kamben/kain hitam dengan saput berwarna putih hitam.
Tari Kecak juga mepunyai Cerita Ramayana, dimana pada saat Rama berjuang menyelamatkan Dewi Shinta, yang dibantu oleh puluhan kera untuk melawan Rahwana.
Wayang Kulit
 |
Denpasar (Metrobali.com) |
Pertunjukan Wayang Kulit, mempunyai dua jenis alur atau teman cerita, yaitu Tema sebagai penghibur dan sebagai pertunjukan sepiritual. Dimana Wayang Kulit sebagai penghibur biasanya ditemukan dalam acara pesta rakyat dengan alur cerita yang kontemporer yang sering berkaitan dengan perkembangan zaman dimasyarakat. Dan sebagai pertunjukan spiritual itu biasanya pada saat upacara keagamaan tertentu sebagau bagian dari pelengkap daripada upacara.
Didalam Pertunjukan Wayang Kulit, biasanya membawakan cerita dari Ramayana, Mahabrata dan Calonarang, dan yang lain. Dalam perkembangan wayang kulit bali sudah mengalami kemajuan, diamana adanya sentuhan teknologi modern yang ada saat ini, seperti contoh halnya yang dulu menggunakan obor sekarang sudah mulai menggunakan lampu sebagai pemanis dan penambah riuh suasana.
Jenis Pertunjukan Wayang Kulit, yaitu ada dua jenis seprti:
Wayang Lemah, biasanya berkaitan dengan uapacara keagamaan
Wayang Peteng, mempunyai makna dan tema yang luas biasanya sebagai penghibur dan juga sebagai upacara keagamaan.
Tari Legong
 |
Tari Legong Keraton sumber : https://www.flickr.com/photos/dlumenta/25962711 |
Tari Legong berasal dari kata " Leg" yang berarti Luwes atau Elastis sedangkan " Gong" berarti gamelan, jiak digabungkan akan berarti gerakan yang terikat terutama eksentuitasnya dengan gamelan atau musik pengiringnya.
Tari Legong dalam kasanah Budaya bali merupakan jenis Tari Klasik, dimana awal mulanya dari istana kerajaan yang ada di Bali, hanya bisa dinikmati oleh kaum bangsawan yaitu di dalam kerajaan sebagai tari hiburan. Tari Legong sarat dengan unsur tentang nilai keagamaan dan sejarah budaya Bali.
Dalam pementasan Tari Legong terdapat unsur yang sangat menarik seperti, alat musik menggunakan gamelan pelegongan, busana dan tata risan Tari Legong.
Ada beberapa jenis Tari Legong yaitu
Tari Legong Keraton ( Lasem)
Tari Legong Kuntul
Tari Legong Jobog
Tari Legong Semarandana
Tari Legong Andir
Bahkan ada beberapa versi tari legong yang tersebar di seluruh Bali.